ETOLOGI

ETOLOGI

1 . Definisi

Etologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari perilaku binatang dan manusia, terutama yang berkaitan erat  dengan fungsi perilaku serta mempelajari pengaruh yang  ditimbulkannya terhadap perilaku yang didasarkan atas  variabel variabel ekologis, psikologis, dan genetik  dengan menggunakan metodologi yang terdapat dalam  semua cabang disiplin biologi.

2 . Penyebab Timbulnya Perilaku Manusia

1. Bersifat bawaan

Perilaku bawaan atau innate adalah perilaku yang bersifat tetap dari sisi perkembangan.

Pokok utama dari perilaku bawaan adalah bahwa kisaran perbedaan lingkungan pada individu kelihatannya tidak mengubah perilaku (dari semua kajian hingga saat ini)

 

2. Diperoleh dari hasil belajar

Pembelajaran didefinisikan sebagai  perubahan perilaku sebagai  akibat dari  pengalaman  spesifik. Meskipun tingkah laku manusia bersifat bawaan, namun pengalaman ikut terlibat.

3 . Perilaku Individu

3.1 BAWAAN SEJAK LAHIR

Perilaku bawaan yang mengikuti perintah yang tak  berubah-ubah dan sering diperlihatkan dalam bahasa tubuh.

Contoh: seorang bayi yang menangis sebagai ekspresi membutuhkan perlindungan sang ibu.

3.2 BELAJAR

3.2.1 IMPRINTING

Imprinting merupakan tipe atau model belajar yang sangatcepat dan tidak dapat terlupakan yang menempati tahapan-tahapan penjajakan awal.

Contoh : Bayi yang baru lahir secara refleks akan  mencari putting susu ibunya.

3.2.2 HABITUATION

Habituation= pembiasaan

Habituation merupakan suatu kemampuan dari hewan dan manusia untuk menggunakan tipe atau model khusus suatu rangsangan. Hewan dan manusia akan berhenti merespon suatu rangsang saat mereka belajar bahwa hal tersebut tidak berbahaya.

Contoh: Anak akan berhenti menangis jika ia sudah mengenal teman – teman baru di kelasnya.

3.2.3 TRIAL AND ERROR

Trial and error secara bahasa  berarti mencoba dan  belajar dari  kesalahan.  Bila rangsang bersifat  positif atau tidak berbahaya maka  manusia akan terus  melakukan respon yang sama. Bila  rangsang  bersifat negatif atau berbahaya maka manusia tersebu akan  menghindar dan berhenti  melakukan  respon.

Contoh

seorang anak tidak akan hujan-hujanan karena ini termasuk pengalaman si anak agar menghindari hal tersebut karena akan berakibat sakit.

3.2.4 CLASSICAL CONDITION

Merupakan suatu bentuk proses belajar dengan  manggabungkan stimulus baru dengan stimulus alami  sebagai respon perkembangan normal. Kejadian  berulang pada stimulus baru dengan digabungkan  stimulus alami akan menghasilkan suatu  proses belajar  yang akan menggantikan respon normalnya dengan  bentuk yang  baru. Tapi kejadian tersebut harus  berlaku secara periodik atau manusia akan  berhenti  merespon.

Contoh: dilatihnya seorang batita yang pada awalnya meminum ASI untuk beralih meminum air susu dalam botol.

3.2.5 INSIGHT

Insight = wawasan atau pengetahuan.

manusia mempunyai kemampuan berfikir dapat mengenali  suatu masalah dan mencari pemecahannya. Hal tersebut  adalah kemampuan manusia dalam  membentuk suatu  pemikiran yang benar atau perlakuan yang pantas yang  perlu dilakukannya pada saat pertama kali mencoba,  tanpa melihat kondisi yang spesifik.

ex : ketika bayi dirangsang dengan mainan yang diletakkan cukup jauh dari jangkauannya maka ia akan berusaha untuk meraih benda itu. misalnya dengan cara merangkak.

4 .Perilaku Sosial

perilaku yang dilakukan manusia untuk berkomunikasi  atau berinteraksi satu sama lain.

4.1 KOMPETITIF

Dapat dilakukan oleh individu yang satu dengan individu yang lain. Terjadi bila antara 2 atau lebih individu berada pada  tempat yang sama, di waktu yang sama, dan dengan tujuan yang  sama pula. contoh: kompetisi atau persaingan antar siswa dalam suatu kelas.

4.2 MENGANCAM

Inti perilaku mengancam adalah berusaha menakut-nakuti individu lain.

contoh: seorang ibu yang memberikan ancaman kepada anaknya sebagai bentuk peringatan.

4.3 SUBMISSIVE

Adalah perilaku dimana manusia akan menghindar dari pertengkaran.

contoh: seorang kakak yang mengalah kepada sang adik saat memperebutkan mainan.

4.4 REPRODUKSI

Dilakukan oleh manusia untuk menarik perhatian lawan jenisnya.

contoh: remaja putri mulai belajar bersolek ketika ia mulai tertarik dengan lawan jenisnya.

4.5 PERINDUKAN DAN ALTRUISME

Altruisme= perilaku orang tua untuk melindungi anaknya.

contoh: ibu selalu mengatur pola makan anaknya yang bertujuan untuk menjaga kesehatan sang anak.

4.6 KELOMPOK

Beberapa individu membentuk kelompok sementara  ataupun tetap dengan anggota- anggota individu yang lain.

contoh: terdapatnya beberapa siswa yang membentuk genk atau kelompok sepermainan.

5 .Metode Penelitian

Pengamatan pada seting ilmiah, para ahli etologis cenderung memberontak terhadap penelitian dibawah kondisi (conditioning) laboratorium yang dikendalikan secara ketat.

6 .Sejarah

Konrad Lorenz (1903-1989) seorang mahasiswa yang memelopori lapangan ilmu etologi, melalui penelitian yang sebagian besar dilakukan dengan angsa abu-abu. Lorenz menggambarkan angsa abu-abu yang diimprint, belajar cepat dan alamiah dalam suatu periode penting (kritis) yang meliputi kedekatan dengan obyek yang terlihat bergerak pertama kali. Lorenz mempelajari suatu pola perilaku yang dianggap diprogramkan di dalam gen burung dan hasil penelitiannya cenderung melawan teori “gen”.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: