Analisis kualitatif kation golongan IV

Analisis kualitatif kation golongan IV
I. Analisis pendahuluan
Kation golongan IV (Ca2+,Ba2+,Sr2+) memiliki sifat umum :
 Sebagai kation tidak memiliki warna
 Garam-garam dari golongann IV yang larut dalam air adalah garam dari I-, Cl-, Br-,NO3¬-, S2-
 Garam-garam dari golongann IV yang larut dalam asam kuat encer adalah garam dari nitrat, klorida, bromida, iodida, karbonat, sulfit, silikat, fosfat, arsenat
Uji organoleptis senyawa kation golongan IV
Aspek yang diamati Bentuk KSp Kelarutan dalam air Uji nyala
Ba2+ SO42- Kristal putih 1,0842 x 10-10 2,4×10-4
g/100ml
(20oC)
NO3- Kristal putih 4,64×10-3 10,5 g/100ml
(25oC)
CO32- Kristal putih 2,58×10-9 2,4×10-3 g/100ml
(20oC)
Cl- Serbuk putih 35,8 g/100ml
(20oC)
Ca2+ SO42- Padatan putih 2,4×10-5 2,1 g/L
(20oC)
NO3- Serbuk putih 129 g/100ml
(20oC) Oranye cerah
CO32- Serbuk putih 4,8×10-9 1,5×10-2 g/L
(25oC)
Cl- Padatan putih 74,5 g/100ml
(20oC)
Sr2+ SO42- Kristal putih 3,44 x 10-7 1,35×10-2
g/100ml
(20oC)
NO3- Butiran putih 66 g/100ml
(20oC) Merah/
oranye
CO32- Serbuk putih/abu-abu 5,6×10-10 1,19x 10-2 g/100m
(18oC)
Cl- Kristal putih 53,8
g/100ml
(20oC)

II. Analisis golongan
Kation golongan IV diendapkan sebagai karbonat (BaCO3, CaCO3, SrCO3) oleh amonium karbonat.
III. Analisis kation dalam satu golongan

Uji identifikasi

Analisis prosedur
1. Filtrat dari dolongan III ditambah HNO3 untuk menghilangkan garam-garam amonium sehingga garam-garam karbonat kation golongan IV
2. Penambahan sedikit amonium klorida dilakukan untuk menjaga adanya ion amonium dalam jumlah kecil untuk mencegah magnesium mengendap
3. Penambahan (NH4)2CO3 dilakukan untuk mengendapkan ion Ba2+, Ca2+, Sr2+ menjadi garam karbonat
4. Endapan yang mengandung BaCO3, CaCO3, SrCO3 dicuci untuk menghilangkan pengotornya, air cuciannya dibuang karena tidak digunakan untuk proses selanjutnya
5. Endapan BaCO3, CaCO3, SrCO3 dilarutkan dalam CH3COOH untuk memisahkan kation dengan anionnya
6. Diambil 1 ml larutan untuk menguji adanya Ba+ dengan menambahkan K2CrO4 sehingga Ba+ berikatan dengan CrO4- membentuk endapan kuning BaCrO4
7. Sisa larutan ditambahkan dengan K2CrO4 untuk mengendapkan Ba2+ mengendap semua
8. Penambahan NH3 dilakukan untuk menetralkan pH larutan ang sebelumnya asam
9. Penambahan Na2CO3 dilakukan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan Sr2+ menjadi CaCO3 dan SrCO3 yang berupa endapan putih
10. Endapan dilarutkan dalam asam asetat untuk memisahkan kation (Ca2+, Sr2+ ) dengan anionnya (CO32-)
11. Penambahan (NH4)2SO4 dan pemanasan bertujuan untuk mengendapkan sebagian besar Sr2+ menjadi SrSO4
12. Penambahan natrium tiosulfat bertujuan untuk menambah kelarutan dari CaSO4 sehingga tidak ikut mengendap bersama SrSO4
13. Kalsium lebih mudah diendapkan sebagai CaC2O4 oleh karena itu filtrat setelah penambahan (NH4)2SO4 ditambahkan amonium oksalat

Analisis Hasil
1. Ba2+ : *terbentuk endapan kuning bila ditambahkan K2CrO4
Bila dilakukan uji nyala akan memberikan warna hijau atau hijau kekuningan
*terbentuk endapan putih BaCO3 jika ditambahkan amonium karbonat
*terbentuk endapan putih Ba(COO)2jika ditambahkan amonium oksalat
*terbentuk putih
2. Ca2+ :*terbentuk endapan amorf CaCO3 jika ditambahkan amonium
karbonat
*terbentuk endapan putih CaSO4 jika ditambahkan asam sulfat encer
*terbentuk endapan putih Ca(COO)¬2 jika ditambahkan amonium oksalat
3. Sr2+ :*terbentuk endapan putih SrSO4 jika ditambahkan asam sulfat encer
*terbentuk endapan putih Sr(COO)2 jika ditambahkan amonium oksalat
*terbentuk endapan kuning SrCrO4 jika ditambahkan kalium kromat

Reaksi Kation
1) Barium (Ba2+)
• Ba2+ + air Ba(OH)2 + H2
• Ba2+ + amonium tidak terjadi endapan
• Ba2+ + CO32- BaCO3
• Ba2+ + (COO)22- Ba(COO)2
• Ba2+ + CrO4- BaCrO4
• Ba2+ + ion sulfat atau H2SO4 pekat BaSO4
• Ba2+ + F- BaF2
2) Kalsium(Ca2+)
• Ca2+ + air Ca(OH)2 + H2
• Ca2+ + amonium tidak terjadi endapan
• Ca2+ + CO32- CaCO3
• Ca2+ + (COO)22- Ca(COO)2
• Ca2+ + CrO4- CaCrO4
• Ca2+ + ion sulfat atau H2SO4 pekat CaSO4
• Ca2+ + F- CaF2

3) Strontium(Sr2+)
• Sr2+ + air Sr(OH)2 + H2
• Sr2+ + amonium tidak terjadi endapan
• Sr2+ + CO32- SrCO3
• Sr2+ + (COO)22- Sr(COO)2
• Sr2+ + CrO4- SrCrO4
• Sr2+ + ion sulfat atau H2SO4 pekat SrSO4
• Sr2+ + F- SrF2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: